Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Penyebab Seseorang Biasa Berbohong, Kadang karena Gengsi!

Berbohong adalah tindakan tidak terpuji yang sepatutnya tidak dilakukan oleh siapa saja. Tetapi, pada kenyataannya, berbohong sudah menjadi hal lumrah yang tak lagi tabu terjadi di antara kita semua.

Ada beberapa faktor yang mendorong seseorang berucap bohong. Tetapi, di antaranya ada lima alasan umum yang membentuk pribadi pembohong di dalam diri manusia. Apa sajakah itu? Berikut jawabannya!

1. Kebohongan kecil yang diabaikan

Seseorang akan terus berbohong, disaat sebuah kebohongan kecil yang pernah ia lakukan diabaikan oleh lingkungannya. Saat itu mungkin kita menganggap itu bukan masalah.

5 Penyebab Seseorang Biasa Berbohong, Kadang karena Gengsi!

Tetapi, kebohongan kecil itu akan membuat orang-orang yang salah berpikir bahwa tak ada salahnya berbohong. Dipupuk sedari kebohongan kecil, bukan tak mungkin kebohongan yang dilakukan akan semakin besar tanpa kita sadari.

2. Tidak adanya perhatian khusus dari orangtua

Anak kecil, akan melakukan berbagai hal yang ingin mereka ketahui. Terkadang, agar tidak dimarahi orang tua karena melakukan kesalahan, anak akan berbohong dengan berkata sebaliknya. Disinilah peran orang tua benar-benar diuji.

Seberapa jauh kita sebagai orang tua, memberi perhatian padanya. Apakah kita cenderung cuek dan acuh terhadap apa yang ia sembunyikan, atau kita mau membimbingnya sebagai mana mestinya?

3. Kebohongan dianggap wajar

Tak akan ada lagi kejujuran di saat kebohongan sudah dianggap wajar oleh setiap orang. Tidak akan ada lagi orang yang takut terhadap konsekuensinya. Sebab, jika kita lihat di lingkungan kita sekarang.

Banyak orang membohongi diri kita atau bahkan diri mereka sendiri, dengan mengatakan apa yang bukan sebenarnya. Seperti membuat berita bohong, melebih-lebihkan sebuah perkara, bahkan memutar balikkan fakta demi ketenaran.

4. Merasa terbebani apabila berkata jujur

Berkata jujur tentu akan membuat kita tenang. Sebab, tak ada beban yang menghantui kita akibat dari berbohong. Tetapi, bukan berarti berkata jujur itu selalu demikian.

Terkadang ada beban yang bisa menjadi konsekuensi apabila kita berkata jujur. Seperti halnya dengan menghadapi tuntutan dari orang tersayang. Apabila berkata jujur akan membuatnya kecewa. Sehingga kita berkata sebaliknya agar tak menyakiti hatinya.

5. Hidup dalam sifat gengsi

Hidup dalam sifat gengsi membuat kita selalu takut apabila berada di bawah orang lain. Selalu saja kita mencari dalih agar terlihat lebih baik dan tangguh di depan orang lain. Bahkan, tak jarang ada kebohongan di balik perangai orang-orang yang punya sifat gengsi. Karena ketakutan mereka terlalu jauh terhadap penilaian orang lain.

Untuk keadaan apa pun, berbohong tidak dapat dibenarkan. Menjadi jujur itu lebih baik daripada menjadi pembohong. Karena kejujuran dapat membawa bahagia, bukan derita.

Posting Komentar untuk "5 Penyebab Seseorang Biasa Berbohong, Kadang karena Gengsi!"